Showing posts with label Forex Dasar. Show all posts
Showing posts with label Forex Dasar. Show all posts

Cara Kerja Forex, Memulai hingga menghasilkan

Cara kerja forex - Dalam keadaan perekonomian yang semakin sulit ini, berbisnis adalah satu satunya alternatif yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan selain menjadi karyawan. Dengan keadaan perekonomian yang terpuruk seperti saat ini, menjadi seorang karyawan di perusahaan swasta secara umum masih dikatakan kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin melejit. Namun, untuk memulai sebuah bisnis, modal yang pas pasan tidaklah cukup, mengingat harga harga yang semakin mahal. Salah satu bisnis yang membutuhkan modal kecil adalah bisnis online. 

Cara Kerja Forex Menghasilkan

Bisnis online sangat beragam, mulai dari menjual produk, menjadi publisher pengiklan, ataupun menjualkan produk orang lain. Untuk melakukan bisnis online dibutuhkan pengetahuan serta ilmu yang cukup agar tidak tersesat dalam menjalaninya. Bisnis online bukanlah bisnis yang tidak memberikan hasil secara instan. Proses yang dilalui juga relatif lama. Bisnis online yang dapat dijadikan tumpuan dalam hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari adalah berbisnis forex. Hasil dari bisnis forex bisa langsung dirasakan sehari hari. Lalu bagaimanakah cara kerjanya? Silahkan simak terus penjelasan berikut ini.

Cara Kerja Forex

Secara sederhana, forex adalah mata uang asing yang diperjual belikan. Dari selisih jual beli inilah nantinya kita akan mendapatkan keuntungan. Pedagang atau pelaku forex disebut juga dengan sebutan Trader. Trader adalah orang yang melakukan aktifitas jual beli mata uang asing dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Cara kerja forex sebenarnya sangatlah sederhana. Sama halnya dengan perdagangan barang secara umum. Prinsipnya yaitu membeli disaat harga sedang murah, dan menjualnya disaat harga sudah mahal. Namun dalam proses transaksinya, semua sudah di otomatisasi sehingga kita tidak perlu berhadapan secara langsung dengan sesama pedagang ataupun kita tidak perlu mendatangi pasar, karena pasar forex dapat diakses secara online.

Apa saja yang diperlukan untuk trading forex online?

Sebalum mempelajari lebih jauh tentang apa itu forex dan cara kerja forex, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk berpartisipasi dalam bisnis ini, antara lain;

· Harus sudah berusia diatas 18 tahun
· Mempunyai KTP
· Mempunyai Rekening bank

Buy Sell Forex trading

Setelah memenuhi ketiga prasyarat diatas, selanjutnya kita akan memerlukan jasa sebuah broker. Broker adalah pialang, dimana perannya adalah menghubungkan trader dengan pasar. Dengan kata lain, broker adalah perantara, yang memungkinkan kita untuk bertransaksi secara online. Untuk memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana detail langkah langkahnya, silahkan anda perhatikan poin poin berikut ini;

1. Melakukan registrasi ke sebuah broker
2. Setelah pendaftaran di verifikasi, selanjutnya mendepositkan (menyetor) sejumlah dana. Minimum dana atau modal minimum ditentukan oleh broker. Masing masing broker memiliki ketentuan yang berbeda beda akan hal ini.
3. Mengunduh software metatrader. Software inilah nantinya yang akan kita gunakan untuk bertransaksi.
4. Melakukan open posisi (Buy atau Sell). Membuka posisi Buy ketika harga murah dan diperkirakan akan naik untuk kedepannya. Sedangkan posisi Sell dilakukan ketika harga mahal/tinggi dan diperkirakan harga akan turun dimasa yang akan datang. 
5. Untuk menentukan Sell/Buy diperlukan pengetahuan atau kemampuan menganalisa pergerakan pasar. Ada dua jenis analisa di pasar forex, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental.
6. Menutup posisi ketika sudah mendapatkan keuntungan dari transaksi Sell/Buy.
7. Menarik dana. Yaitu kita meminta ke pihak broker untuk mengirimkan dana kita ke rekening kita. Karena ketika dalam transaksi, dana yang kita depositkan di broker akan tersimpan di broker. Oleh karena itu kita harus meminta kepada pihak broker tersebut untuk mengirimkan ke rekening kita.
Itulah sekilas tentang Cara kerja forex. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat anda jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk membuka sebuah bisnis.

Cara bisnis forex dengan 5 langkah mudah

Cara Bisnis Forex - Salah satu bisnis online yang juga menjanjikan adalah perdagangan mata uang atau yang lebih dikenal dengan istilah (Valas) banyak kelebihan dari bisnis yang mulai menjamur di tahun 2015 ini. Selain mudah untuk di aplikasikan, forex juga salah satu bisnis yang memungkinkan dengan modal kecil. Selain itu juga proses transaksinya tidak rumit karena semua sudah di otomatisasi dengan menggunakan sebuah software.
Cara bisnis forex image

Berikut ini langkah langkahnya untuk memulai.

1. Daftar Forex

Sebelumnya kita harus mendaftar atau mempunyai akkun terlebih dahulu agar kita dapat bertransaksi. Proses registrasi ini kita lakukan dengan mendepositkan (menyetor) dana ke sebuah broker. Broker adalah perantara yang memungkinkan kita untuk bertransaksi. Jadi broker inilah yang nantinya akan menyalurkan dana kita ke pasar bursa.

2. Verifikasi Akun

Langkah berikutnya adalah verifikasi akun. Setelah kita mendaftar, kita akan diminta untuk melakukan verifikasi guna membuktikan bahwa akun tersebut benar benar milik kita. Proses verifikasi ini pada umumnya kita diminta untuk mengirimkan scan fotokopi KTP kita dan scan fotokopi rekening bank kita. Rekening bank yang kita kirimkan akan kita gunakan sebagai penarikan dana nantinya.

3. Mendownload Metatrader

Seperti yang saya bilang di awal, semua proses transaksi forex sudah diotomatisasi dengan menggunakan sebuah software. Jadi dalam bertransaksi kita tidak perlu keluar rumah dan hanya membutuhkan sebuah laptop atau computer saja. Software tersebut disebut dengan istilah “metatrader”. Langkah selanjutnya setelah kita verifikasi akun yaitu kita harus mengunduh software metatrader di platform personal kita yang disediakan oleh broker.

4. Deposit

Setelah semuanya sudah siap, saatnya kita harus menyetor sejumlah dana untuk kita transaksikan. Ada banyak pilihan untuk mentrasfer dana tersebut. Yang paling mudah adalah dengan menggunakan bank lokal. Kita dapat menggunakan bank lokal seperti mandiri, BCA, dll untuk proses transfer.

5. Transaksi Forex

Langkah terakhir adalah transaksi. Di tahap ini, kita harus benar benar mampu menganalisa pergerakan harga untuk kedepannya. Apakah harga tersebut naik atau turun. Dari naik turunnya harga itu nantinya kita dapat mengambil keuntungan. 
Demikianlah sekilas tentang cara bisnis forex. Ada banyak hal lain yang perlu diperhatikan mengingat bisnis ini memiliki resiko yang sangat besar. 

Jenis jenis Pola Dasar Candlestick Forex dan Fungsinya

Jenis jenis pola dasar candlestick forex - Informasi yang berkaitan dengan aktivitas trader dalam mempengaruhi pergerakan harga tercermin dari bentuk candle yang muncul. Bahkan, untuk mengetahui bahwa harga akan naik atau turun pun bisa di lihat dari karakteristik pola candlestick ini. Secara umum ada dua macam pola candle, yaitu Bullish dan Bearish. Bullish yaitu candle up yang sedangkan bearish adalah candle down, terhitung dari harga open dan close. Masing masing candle mempunyai karakteristiknya sendiri dalam memberikan gambaran kondisi market. Teori tentang candlestick pertama kali digunakan di Jepang pada sekitar abad 17. Lalu metode analisa ini berkembang dan digunakan oleh Negara Negara lain sampai saat ini. Hampir semua trader retail selalu menggunakan candlestick dalam proses analisa, terutama trader teknikalis. 

Gambar Jenis jenis pola dasar candlestick forex

Macam macam pola dasar candlestick (Canlde pattern)

1. MARUBOZU

Marubozu adalah salah satu jenis pola candle dengan cirri khas “full body” dengan tidak adanya ekor, meskipun ada hanya kecil sekali. Candle jenis ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahwa pergerakan atau trend sedang menguat dan akan terus berlanjut. Sangat riskan sekali apabila mengambil kebalikan arah ketika candle jenis ini muncul. Dan sebaiknya mengikuti kemana arah Marubozu dalam melakukan open posisi. 
Gambar Marubozu candlestick
Catatan: Ketika muncul bullish Marubozu, menandakan trend naik menguat, dan ketika muncul bearish Marubozu menandakan trend turun menguat.

2. TWEEZER TOP AND BOTTOM

Berbeda dengan Marubozu, pola jenis ini menandakan pembalikan arah. Jika terjadi di puncak maka pertanda sinyal down akan dimulai, sedangkan ketika terjadi dibawah pertanda sinyal up akan dimulai. Ciri dari jenis candle ini yaitu adanya 2 candle yang memiliki ujung yang hampir sama/sejajar.
Tweezer top and bottom Gambar

3. LONG CANDLE

Candle dengan ukuran body yang sangat panjang ini diindentikan dengan yang namanya “Big Player”. Big player adalah pelaku forex trading dari instansi instansi besar seperti Bank Bank dunia. Oleh karena itu efek yang ditimbulkan sangatlah besar. Sekilas hampir mirip dengan Marubozu, hanya saja Long candle ini biasanya masih memiliki ekor. Long candle menandakan bahwa trend sedang menguat pada saat pola ini muncul.
Long candle pattern gambar

4. SHOOTING STAR

Disebut juga dengan istilah pinbar, namun pola ini terjadi ketika harga sudah mengalami titik jenuh ketika sedang uptrend. Pola ini menandakan bahwa trend UP sudah berakhir dan hendak beralih down. Karakteristik Candle jenis ini yaitu body yang sangat kecil dan ekor yang lebih panjang dari pada body. 
Shooting star candle gambar
Contoh Shooting star candle gambar

5. HANGING MAN

Adalah pola candle pembalikan yang terjadi ketika trend up. Ketika pola ini muncul, maka trader akan bersiap siap untuk mengambil posisi sell. 
Hanging man candle pattern gambar
Contoh Hanging man candlestick gambar

6. HAMMER

Adalah pola kebalikan dari shooting star. Ekor yang relatif panjang dan body yang kecil. Pola ini muncul ketika sedang down trend. Dan munculnya pola ini menandakan trend down sudah hampir selesai.
Hammer candle pattern gambar
contoh Hammer candle pattern gambar

7. INVERTED HAMMER

Pola yang mempunyai bentuk dan karakteristik sama persis dengan shooting star. Bedanya, pola ini terjadi ketika down trend. Ketika pola ini muncul, maka menandakan bahwa masa trend down sudah selesai.
Inverted hammer candlestick gambar
Contoh Inverted hammer candlestick gambar

8. MORNING STAR

Pola yang terdiri dari tiga buah candle, Bearish dan dua Bullish candle dan disertai dengan adanya "gap". Candle ini juga berfungsi sebagai pembalikan arah ketika terjadi downtrend. Ketika pola jenis ini muncul, maka trader bersiap siap untuk open BUY.
Morning star candle pattern gambar

9. EVENING STAR

Adalah pola kebalikan dari Morning star, yaitu pola yang juga terdiri dari 3 candle, Bullish dan dua candle bearish. Pola ini menandakan pembalikan arah ketika trend up. Jadi jika muncul pola ini, maka siap siap untuk OP Sell.

Evening star candle gambar

10. ENGULFING 

Pola Engulfing ini ada dua macam, yaitu bullish engulfing dan bearish engulfing. Pola bullish terjadi di area bawah ketika trend down, sedangkan bearish terjadi di area atas ketika trend up. Engulfing menandakan pembalikan sekaligus penerusan. Untuk mengetahui apakah engulfing ini berfungsi sebagai penerusan atau pembalikan, dapat dilihat tempat munculnya pola tersebut. Jika muncul tepat di area support resistance, maka engulfing dapat berfungsi sebagai pembalikan. Sedangkan ketika muncul bukan di area support resistance maka engulfing berfungsi sebagai sinyal penerusan.

Engulfing candlestick gambar

11. PIERCING

Adalah pola pembalikan yang terjadi ketika harga sedang down trend. Pola ini terdiri dari dua buah candle. Karakteristik dari candlestick jenis ini adalah, adanya selisih gap antara harga close dan harga open. 



12. DARK CLOUD COVER

Pola yang sama dengan piercing, hanya saja beda penempatan. Jika piercing terjadi ketika trend down, dark cloud cover terjadi ketika trend up. Untuk fungsinya sama, yaitu sebagai sinyal pembalikan.

Dark cloud cover gambar

13. DOJI

Adalah pola candle yang hampir tidak memiliki body. Jika dilihat sekilas, doji mirip dengan sebuah jarum. Candle tipe ini juga berfungsi sebagai sinyal pembalikan. Ada bermacam macam jenis dari Doji candlestick, yang kesemuanya mempunyai fungsi yang sama, yaitu pembalikan arah.

Doji candle pattern gambar

14. SPINNING TOP

Sekilas tampak mirip doji, hanya saja masih memiliki body. Pola ini juga memberikan sinyal pembalikan dari trend yang sedang terjadi. Ketika pola muncul pada saat down trend, maka persiapan untuk OP buy. Sebaliknya ketika pola muncul pada saat up trend, maka pertanda bahwa trend down akan segera dimulai.

Spinning top candle pattern picture
Spinning top candle chart gambar

15. HARAMI

Harami adalah pola yang melibatkan dua buah candle. Dapat dikatakan bahwa ini adalah kebalikan dari engulfing. Perbedaanya terletak pada candle kedua, jika engulfing lebih besar, candle kedua yang muncul pada pola Harami lebih kecil. Fungsinya sama sama untuk pembalikan arah.

Harami candlestick image

16. THREE WHITE SOLDIERS

Adalah pola candle yang didasarkan pada “tiga” buah candle bullish yang muncul secara berurutan tanpa ada jeda candle bearish. Pola ini menandakan bahwa pergerakan harga naik sangatlah kuat. Dengan kata lain, buyer mendominasi keadaan saat itu. 
Three white soldiers picture
17. THREE BLACK CROWS

Kebalikan dari three white soldiers, yaitu “tiga” buah candle bearish yang menandakan pembalikan bahwa harga turun sangatlah kuat. Ini menandakan Seller menguasai harga pada saat itu.
Three black crows candlestick
Keterangan:

* Semua pola candlestick diatas digunakan untuk mengetahui titik jenuh dan pembalikan, kecuali Marubozu. 
* Pola candlestick biasanya hanya valid untuk TF yang besar, H1 keatas.
* Untuk mendapatkan probabilitas yang lebih tinggi, maka pola pola candle tersebut harus dikonfirmasi lagi, baik dengan indikator atau analisa lainnya. 
* Perlu di ingat bahwa pola candlestick yang muncul hanyalah sinyal awal atau hanya sebuah pertanda. Tidak cukup apabila pola pola tersebut digunakan untuk menganalisa pasar tanpa memadukannya dengan analisa yang lain, seperti support resistance, trend di TF besar, dsb.

Itulah jenis jenis pola dasar candle candlestick (Candlestick Pattern) yang bisa digunakan sebagai acuan dalam melakukan open posisi. Tentu tidak semua sinyal yang diberikan oleh masing masing candle tersebut 100% benar, akan tetapi hanya memberikan “winning probability” yang tinggi.

Cara membuat support dan resistance yang benar

Cara membuat garis support dan resistance - Untuk mendapatkan profit dalam trading forex, banyak strategi yang dapat diterapkan oleh trader. Masing masing trader memiliki gaya tersendiri dalam menganalisa pasar. Beberapa dari mereka menggunakan indikator untuk memperoleh informasi tentang harga ke depan. Namun tidak semua trader memilih memanfaatkan indikator untuk menganalisa, banyak dari mereka yang cenderung menggunakan chart kosong dan hanya memanfaatkan tarikan garis garis tertentu. Kedua tipe trader ini tentu mempunyai alasan masing masing. 
Gambar Cara membuat support dan resistance
Apapun strategi yang digunakan, Suppport dan resistance (SnR) tetap mempunyai peranan yang sangat penting. Karena SnR adalah area terbaik dalam menentukan Open posisi. Dari area ini juga kita akan tahu apakah harga berlanjut atau berbalik. Jika diibaratkan, titik support dan resistance ini adalah terminal dalam pemberhentian dan pemberangkatan bus. Di area ini lah para trader berhenti sejenak, dan melakukan tawar menawar untuk menentukan apakah harga berlanjut atau berbalik. Kita sebagai retail trader dapat memanfaatkan peluang ini dengan mendapatkan informasi yang ada. 

Cara membuat garis support dan resistance

Membuat garis support dan resistance atau (SnR) sangatlah sederhana sekali, kita hanya perlu mengetahui wave high dan wave low nya. Selain itu kita juga dapat melihat titik titik mana yang sering membuat harga memantul. Support resistance yang baik adalah area dimana harga sering memantul di daerah tersebut. Singkatnya SnR adalah area harga sebelumnya yang memberikan reaksi pada area harga saat ini. Untuk memulai membuatnya, hal pertama yang perlu anda perhatikan adalah melihat wave high dan low. Perhatikan gambar berikut ini;

Gambar Titik support dan resistance

Yang dimaksud dengan Support adalah benteng pertahanan bawah, dimana harga sering memantul, sedangkan Resistance adalah benteng pertahanan atas dimana harga sering memantul di area tersebut. Dari garis atau titik SnR ini lah kita dapat membuat spekulasi untuk analisa kedepannya. 

Menentukan area support dan resistance

Yang perlu diingat adalah bahwa SnR sebenarnya bukanlah ditentukan oleh sebuah titik, melainkan area. Setelah kita mendapatkan sebuah garis, selanjutnya kita menentukan area disekitar garis tersebut. Karena fenomena yang terjadi, terkadang harga “TIDAK SELALU” menyentuh tepat di garis SnR melainkan disekitar garis tersebut, baik sebelumnya atau melebihi. Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa salah besar jika kita mengatakan SnR adalah sebuh titik, dan yang benar adalah sebuah area. Silahkan anda perhatikan gambar berikut ini;

Gambar Area support dan resistance

Dari gambar tersebut sangat jelas bahwa Support dan resistance tidaklah terdiri dari sebuah garis saja, melainkan dua buah garis yang membentuk sebuah area.

Cara menggunakan Support Resistance dalam analisa

Setelah kita memahami tentang fungsi dan cara membuat SnR, selanjutnya kita akan belajar sedikit tentang cara penggunaannya. Apapun strategi yang digunakan, penggunaan SnR ini tetaplah sama, yaitu menunggu harga mencapai area tersebut, sebelum melakukan open posisi. Perhatikan gambar berikut ini;

Gambar Cara menggunakan support resistance

Dari gambar tersebut kita dapat melihat bahwa harga sudah berada di area support dan resistance, maka yang kita lakukan selanjutnya adalah menunggu adanya konfirmasi (indikator/candle) untuk bersiap siap melakukan open posisi “BUY”. 

Gambar memanfaatkan menggunakan support resistance

Dari gambar diatas, harga sedang berada diantara support dan resistance (tengah tengah), maka yang harus kita lakukan adalah menunggu hingga harga mencapai area tersebut terlebih dahulu. Jika harga sudah mencapai area atas maka kita siap siap untuk membuka posisi “SELL” jika harga mencapai area bawah maka kita siap siap untuk membuka posisi “BUY”. Jika harga masih berada ditengah tengah kita belum dapat membuka posisi. Maka kita menunggu area mana yang di datangi oleh harga, maka di area itulah tempat yang tempat untuk melakukan OP.
Tips: Dalam menggunakan SnR ini, sangat ditekankan untuk menghindari penggunaan di TF kecil seperti M5 atau M1. SnR ini sangat memberikan pengaruh yang kuat apa bila SnR tersebut terbentuk dari TF yang besar, H4, daily, weekly, dsb.

Itulah sekilas tentang bagaimana cara membuat dan menentukan support resistance. Jika anda masih merasa bingung atau ingin bertanya, silahkan tulis pertanyaan anda di kotak komentar yang telah saya sediakan.

Cara menentukan arah trend forex menggunakan Indikator

Cara menentukan trend forex - trend adalah unsur terpenting dalam analisa teknikal. Trend adalah peta besar dalam menunjukkan arah harga. Dalam strategi tipe apapun, mempertimbangkan kecenderungan trend adalah hal yang sangat penting. Mengingat akan pentingnya mengetahui arah trend, maka untuk kali ini saya akan berbagi sebuah cara yang sederhana tentang bagaimana cara menentukannya. Jika sebelumnya kita menggunakan wave dan trendline, untuk kali ini saya akan mengajarkan materi yang sedikit berbeda, yaitu dengan menggunakan indikator. Adapun indikator yang dapat digunakan antara lain, Moving average, Bollinger Band, Envelopes,Parabolic SAR, dan lain lain. Tapi untuk bahasan kali ini saya hanya akan menekankan penggunaan Moving average dan parabolic sar saja, karena menurut saya kedua indikator ini sangatlah mudah untuk diterapkan.


Cara menentukan trend forex indikator

Cara menentukan trend Forex dengan Indikator Moving average (MA)

Moving average adalah sebuah indikator yang menghitung nilai rata rata dari pergerakan harga yang sedang berjalan. Karakteristik dari pada Moving average ini adalah;

1. MA periode 100 digunakan untuk menentukan trend besar, 50 untuk trend sedang, dan 20 untuk trend kecil
2. Jika harga berada di atas MA diasumsikan trend sedang UP, sebaliknya jika harga berada di bawah MA maka diasumsikan trend sedang DOWN.

Perhatikan gambar berikut;

Gambar Trend down moving average

Keterangan: MA hijau adalah Ma dengan period 100, biru 50, dan merah 20. Dan dari contoh gambar diatas kita dapat menyimpulkan bahwa trend sedang DOWN, karena harga berada dibawah garis MA.

Berikut ini adalah contoh trend UP.

Gambar Trend up moving average

Dari contoh gambar tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa trend sedang UP karena harga berada di atas MA. Untuk settingannya gunakan (MA method: Exponential, Apply to: Close). Itulah penggunaan moving average, dan anda dapat memodifikasi settingannya sesuai dengan kesukaan anda masing masing.

Cara menentukan Trend Forex dengan Indikator Parabolic SAR

Parabolic SAR adalah sebuah indikator yang berupa titik titik (dot) yang muncul setiap trend berubah arah. Penggunaan Parabolic ini juga sangat simple, kita hanya perlu memperhatikan dimana titik itu muncul. 

“Jika dot/titik muncul diatas harga, maka trend down. Dan jika titik/dot muncul dibawah harga maka trend UP”.

Untuk lebih jelasnya silahkan anda perhatikan gambar berikut ini.

Gambar Menentukan trend dengan parabolic SAR

Untuk settingannya biarkan default saja. 

Itulah cara menentukan trend forex menggunakan Indikator. Jika masih belum terlalu paham dengan apa yang saya jelaskan, silahkan and abaca berulang ulang. Saya menyarankan untuk menggunakan Moving average saja. Menggunakan MA saja sudah sangat cukup untuk mengidentifikasi pergerakan kecenderungan trend. Tapi jika anda ingin menggunakan Parabolic SAR juga tidak masalah.

Cara Membaca Trend Forex Menggunakan Trendline dan Wave

Cara membaca arah trend forex - Mengetahui kemana arah trend adalah hal mendasar yang wajib dilakukan bagi mereka yang ingin terhindar dari loss. Trend ibarat arus air sungai, sangat berat untuk dilawan. Bisa dikatakan bahwa trading dengan mengikuti arah trend akan jauh lebih aman. Tidak sedikit para trader professional yang selalu menekankan berkali kali untuk tidak melawan sebuah trend dalam melakukan open posisi. Mereka selalu mengatakan bahwa “trend is a friend”, yang artinya adalah “trend adalah teman kita”. Kita harus memperlakukan market sebagaimana teman kita. Ikuti kemanapun market pergi, dan tentu kita juga harus respect terhadapnya. Itulah pentingnya sebuah trend dalam trading forex.


Gambar Cara membaca trend forex

Bagaimana cara mengidentifikasi arah trend?

Ada dua metode yang dapat digunakan untuk mengetahui arah trend, yaitu dengan menggunakan wave dan menggunakan indikator penentu trend. Kedua metode tersebut masing masing akan saya korek secara rinci. Untuk kali ini saya hanya akan membahas cara membaca trend dengan menggunakan wave/gelombang. Wave adalah lekukan harga yang berbentuk seperti gunung dan lembah. Dalam penggunaannya kita hanya melihat dari sisi dimana wave lebih tinggi dari wave sebelumnya (Trend Up) dan wave lebih rendah dari wave sebelumnya (Trend Down). Yes, it is that simple. Perhatikan gambar berikut ini;

Contoh Trend Up

Gambar Contoh Trend UP

Dari contoh gambar tersebut kita dapat melihat bahwa ciri trend up selalu ditandai dengan wave yang selalu lebih tinggi dari sebelumnya. 

Contoh trend down

Gambar Contoh Trend down

Dari contoh gambar tersebut kita dapat melihat bahwa ciri trend down selalu ditandai dengan wave yang selalu lebih rendah dari wave sebelumnya.
Untuk memudahkan proses ini, anda dapat menandai terlebih dahulu wave low dan high nya. Lakukan seperti contoh gambar diatas. Jika anda tidak ingin ribet, anda dapat menggunakan trend line, dengan menarik garis di titik high dan low nya. Perhatikan contoh berikut ini. Dengan menggunakan bantuan trend line bahkan kita akan tahu apakah harga sideways. Hal ini menjadi kelebihan tersendiri. Jika anda masih benar benar pemula dalam forex, ada baiknya anda mencoba untuk menggunakan trendline terlebih dahulu dalam membaca arah trend. Atau anda dapat menggunakan alternatif yang kedua disini.
Gambar Penggunaan Trendline
Itulah sekilas tentang bagaimana cara membaca trend dalam forex. Dengan mempelajarinya secara bersungguh sungguh, nantinya akan bermanfaat untuk membantu proses analisa anda.